• Manajemen Industri
  • Manajemen Industri
  • Teknik Kimia
  • Teknik Kimia

Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia

Pendahuluan

Kami dengan senang hati menyajikan Profil Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia sebagai upaya untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang lembaga pendidikan kami. Profil ini mencakup informasi mengenai sejarah, visi, misi, program akademik, fasilitas, serta pencapaian yang telah kami raih.

Sejak didirikan, Akademi Teknik telah berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Dengan dukungan Yayasan dan Staf pengajar yang berpengalaman serta fasilitas modern, kami terus berusaha mencapai standar keunggulan dalam pendidikan.

Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perkembangan Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia. Semangat untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tetap menjadi komitmen kami.

Semoga Profil Akademi Teknik ini dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat bagi semua pihak yang tertarik dengan lembaga pendidikan kami.

Akhir kata, kami berharap Akademi Teknik akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat dan bangsa.


Hormat kami.




Tim Penyusun



Sejarah Singkat

wisuda ATI CM


Yayasan Cut Meutia didirikan berdasarkan akte notaris Hasan Gelar Soetan Paroehoem dengan nomor 54 tahun 1953, tanggal 16 September tahun 1953 dengan nama Yayasan Asrama Puteri Islam bertempat di Kutaradja. Yayasan ini merupakan salah satu yayasan tertua di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Berdasarkan akte notaris Mula Pangihutan Tamboenan dengan nomor 1 tahun 1962, tanggal 1 Desember 1962 (tambahan Berita Negara R.I nomor 22 tanggal 15 Maret 1963). Yayasan Asrama Puteri Islam berubah nama menjadi Yayasan Tjut Meutia dengan Ketua Yayasan adalah Tgk. Hj. Ainul Mardiah Ali.

Sesuai dengan tujuan yayasan ini, yaitu unuk memajukan pendidikan yang berazakan Islam dan Pancasila, maka pada tahun 1963, Yayasan Cut Meutia membuka Sekolah Guru Taman Kanak Kanak (SGTK) Cut Meutia. Untuk kelancaran proses pendidikan SGTK, maka yayasan ini membangun dua unit gedung berlantai dua yang peresmiannya dilakukan oleh Ny. Hartini Soekarno pada tanggal 13 Maret 1963. Pada tahun 1968 Yayasan Cut Meutia mendirikan taman kanak-kanak disamping untuk memnuhi kebutuhan masyarakat terhadap lembaga pendidikan taman kanak kanak juga sebagai sekolah latihan bagi siswa SGTK. Selanjutnya pada tahun 1974 Yayasan Cut Meutia membuka Sekolah Pendidikan Guru (SPG) yang merupakan salah satu sekolah pendidikan guru yang paling populer di Aceh pada saat itu. Tujuan pembukaan SPG adalah sebagai upaya membantu pemerintah untuk memenuhi kebutuhan guru sekolah dasar.

Kemudian secara berturut-turut pada tahun 1987 Yayasan Cut Meutia membuka SMP dan SMA Cut Meutia sebagai upaya membantu langsung dalam peningkatan SDM yang dimaksud sesuai dengan visi dan misi yayasan.

Pada sisi lain, menurunnya mutu pendidikan di Provinsi NAD dalam beberapa tahun terakhir ini sebagai dampak langsung dari situasi konflik telah menimbulkan keterbatasan penyediaan SDM yang terampil dan berkualitas dalam mengelola dan mengembangkan aset-aset pembangunan dalam berbagai bidang.

Tahun 1989 Yayasan Cut Meutia mendirikan Perguruan Tinggi yang bernama Akademi Teknologi Industri Cut Meutia dengan 2 (dua) Jurusan yaitu Jurusan/Program Studi Teknik dan Manajemen Industri, dan Jurusan/Program Studi Teknik Kimia sesuai dengan SK Mendikbud Nomor 0838/O/D/1989 tanggal 16 Desember 1989. Sejak berdiri hingga saat ini telah meluluskan 18 angkatan dengan jumlah alumni 567 orang.

Peristiwa Bencana Alam Tsunami (gelombang besar) pada akhir tahun 2004. Terjadi porak poranda dan kehilangan tenaga-tenaga yang terampil serta mahasiswa/i yang meninggal dunia. Hal ini cepat atau lambat akan menimbulkan permasalahan yang serius sehingga sesegera mungkin harus dilakukan langkah-langkah antisipasi yang tepat. Untuk mencari solusi terhadap permasalahan tersebut, maka pihak Pembina dan Ketua Yayasan Cut Meutia Banda Aceh pada tanggal 19 Mei 2010 mengadakan rapat (terlampir Surat Pernyataan, Surat Kuasa, Notulen Rapat Badan Pengurus Yayasan Cut Meutia Banda Aceh) dan disyahkan oleh Notaris Sabaruddin Salam, SH dengan Nomor 5054/SS/W/VI/Th.2010 tanggal 25 Juni 2010.

Pihak Yayasan Cut Meutia Banda Aceh menyetujui Pengalihan Kepengurusan atau Kepemilikan Akademi Teknologi Industri Yayasan Cut Meutia di Banda Aceh ke YAYASAN FADIRA ALAM MANDIRI yang berkedudukan di Medan. Dan dalam hal ini Pihak Yayasan Fadira Alam Mandiri dan berupaya dengan manajemen yang baru untuk mengembangkan Akademi Teknologi Industri Cut Meutia agar dapat berkembang lebih maju lagi sebagaimana mestinya dan eksis didunia pendidikan tinggi dan disepakati memindahkan alamat perguruan tinggi ini dari Banda Aceh ke Medan dengan alamat kampus di Medan.


VISI -MISI

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan diploma untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dibidang manajemen industry dan teknik kimia sehingga memiliki daya saing ditingkat lokal maupun nasional
  2. Menyiapkan sumber daya manusia yang menguasai teknologi pengolahan limbah yang, Profesional, Berkarakter Kuat , dan memiliki kompetensi berstandar dunia industri dan mampu bersaing dalam pasar Nasional dan global.
  3. Menyiapkan Kurikulum, Sarana dan Prasarana Pendidikan serta suasana akademik yang baik.
  4. Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung kebijakan Industri Hijau sebagai upaya meningkatkan mutu kehidupan masyarakat.
  5. Meningkatkan mutu kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak baik didalam dan luar negeri yang saling mendukung dan menguntungkan.
  6. Menyelenggarakan manajemen institusi yang berkualitas melalui perbaikan berkelanjutan dengan prinsip tatakelola yang baik.
  7. Menyelenggarakan institusi secara mandiri melalui pengembangan Inkubator bisnis dan kewirausahaan berbasis pengolahan limbah.


VISI

Menjadikan Perguruan Tinggi yang kompetitif dan Inovatif dalam Bidang Pendidikan Vokasi di Tingkat Nasional Tahun 2030



Tujuan ATI CM

  1. Menghasilkan lulusan program pendidikan vokasi yang berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dalam bidang Manajemen dan Teknik Kimia yang memiliki sifat unggul, berkualitas dan berdaya saing
  2. Menghasilkan karya ilmiah yang inovatif melalui kegiatan penelitan yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat melalu kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
  3. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan kewirausahaan dan penguasaan etika profesi sehingga mampu bekerja secara profesional dibidangnya.